Untuk Anda Yang Mengidamkan Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Tercapainya keluarga samara (Sakinah Mawaddah Wa Rahmah) yaitu harapan untuk seluruh pasangan muslim muslimah yang telah menikah, Untuk siapa saja yang telah beristri atau bertemumi tentu pernah terasa jemu, jemu, geram, kesal, maupun gelisah lihat suami atau sebentar sesudah memperoleh perlakuan suami. Kejengkelan itu terkadang diutarakan berbentuk “Aksi diam” atau kadang-kadang dengan teriakan geram bahkan juga ada yang hingga mencaci serta mengungkit kekurangan serta kekeliruan suami di saat lampau. Bila hal semacam ini dilewatkan jadi bakal dapat mendorong pada aksi yang melampaui batas, rasa kalut, geram serta putus harapan bakal dapat beralih jadi aksi nekat seperti kabur dari tempat tinggal hingga sampai usaha mengakhiri hidup Sahabatku yang kucintai lantaran Allah.. Sebelumnya itu semuanya berlangsung, tolong pikirkan sebentar serta pertanyakan diri kita sendiri, sudahkah kita ikuti cara-cara berpikir serta melakukan tindakan sebagai berikut :
 |
| Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah |
Yakinkan pasangan kita ketahui jika kita tengah geram serta kecewa terhadapnya, lantaran pasangan kita tidaklah pakar ramal yang dapat membaca fikiran orang. Bila kita tak mengemukakan isi hati kita jadi hingga kapanpun pasangan kita akan tidak tahu mengapa kita kecewa kepadanyaPastikan kalau “amarah” kita beralasan. Seringkali ada wanita yang geram cuma lantaran suami salah pencet pasta gigi, atau suami yang menyimpan sepatu melintang bukannya membujur atau suami menyimpan kaos kaki di dekat meja makan serta tak dirak sepatu yang ada, atau suami yang sukai tidur miring kanan bukannya miring ke kiri. Janganlah geram cuma dengan argumen yang seperti ini lantaran hal semacam ini cuma bakal bikin kita stress sendiri, geramlah bila ada ketentuan Allah yang mereka langgar, geramlah bila dia berbuat haram. Bekasnya Janganlah! Berikan kekecewaan/kemarahan anda lewat cara yang bijak serta penuh cinta. Geram yaitu api, api dapat membakar, apabila telah membakar tentu ada yang hangus apabila telah hangus jadi akan tidak bias dikembalikan seperti yang lalu. Artinya bila kita mengemukakan rasa geram dengan penuh kemarahan serta kebencian jadi ditanggung akan tidak membawa hasil! Contoh geram yang sopan : “Kanda sayang, dinda geram pada kanda loh, terlihat tidak dari muka dinda? Inginkah kanda tahu apa yang buat dinda geram?? Janganlah geram berbarengan sama, lantaran bila dua pasangan geram berbarengan jadi tempat tinggal bakal jadi rimba kebakaran, panas!! bila pasangan kita jadi api, jadi kita mesti jadi air buatnya, demikian pula demikian sebaliknya supaya panas itu selekasnya redam, mungkin saja kita yang seringkali jadi air namun tidak kenapa lantaran malah nanti kehadiran kita sebagai air bakal dirindukan oleh sang api untuk mendinginkannya. Jangan sampai membawa bawa kekeliruan tempo dahulu. wanita condong ingat mengenai kekeliruan suami dari hari pertama menikah hingga selesainya pernikahan. Tak tahu mengapa, sungguh mengagumkan kemampuan memori seseorang wanita terkait dengan hal semacam ini. Sayangnya bila telah geram, ada demikian banyak daftar kekeliruan yang perlu si wanita katakan untuk bikin lawan bicara KO. Hal semacam ini tidaklah pantas dilakuakan seseorang wanita lantaran bila sebagai wanita telah terasa lebih benar dari suami jadi isteri bakal kehilangan keyakinan serta simpati dari suami. Hingga hingga untuk suami, istri tidak gantinya satu ember kosong yang nyaring bunyinya setiap saat dipukul. Jangan sampai pergi ke peraduan sembari memendam rasa geram yang tidak tersingkap. Berikan sebelumnya kita beranjak tidur, minta lah maaf bila perlu lantaran siapa tahu Allah tak kembalikan nyawa kita ke jasad kita kembali . Kita dapat cuek pada semua dunia namun jangan sampai kita cuek pada pasangan kita sedikitpun. Ingatlah.. kalau di balik suami yang berhasil ada istri yang berusaha keras tidak kenal capek untuk mensupport suaminya. Mungkin saja kita tak di kenal serta disadari dunia namun bila suami sukses jadi dunia mengakuinya kalau sesungguhnya itu yaitu kesuksesan sang wanita sebagai rekan hidupnya. Ingatlah kalau untuk berkelahi memerlukan 2 orang, Bila satu diantara mengajak berkelahi serta yang lain berupaya diam serta menyingkir jadi ditanggung pertikaian akan tidak berlangsung. Bila kita berbuat salah, coba untuk dapat mengakuinya lantaran mengaku tak bikin kita jelek dihadapan pasangan namun malah dihargai lantaran kita berjiwa ksatria. Sekali satu hari, jangan sampai lupa mengatakan hal manis pada pasangan kita, tak tahu itu komentar terhdapa pakaian yang dia gunakan, minyak wangi, masakan atau sebatas senyum pasangan kita. Jangan sampai pergi ke tempat tidur tidur kian lebih 10 menit sesudah pasangan kita pergi tidur. Ingat juga kalau pasangan kita lebih utama dari facebook, twitter, radio, tv serta terutama computer. Dengarkan pasangan kita dengan penuh perhatian saat mereka bicara, bila perlu tataplah matanya serta janganlah buang muka. lantaran bila kita mengerjakannya jadi lain kali mereka akan tidak membagi perasaannya dengan kita. Kenali bila pasangan kita menggunakan hal hal baru, rambut baru, pakaian baru, anting serta kalung serta berilah komentar. Jangan sampai pelit berikan pujian pada pasangan lantaran kita akan tidak kehilangan apa pun bila kita memberikan pujian pada pasangan. Malah demikian sebaliknya, pujian bakal semakin memupuk rasa kasih di antara ke-2 pasangan. Jangan sampai mengumpat serta mengejek pasangan kita dengan berniat, lantaran tulisan dapat di hapus, namun pengucapan tak dapat dicabut. sekali terucap, sisanya bakal senantiasa ada di sana! Janganlah juga mahal untuk mengemukakan perkataan terima kasih, perkataan terbagus yaitu Jazakumullah khairan katsira, serta janganlah juga malu mengemukakan isi hati kita di hadapan pasangan kita. umpamanya sebelumnya pergi kerja berikan : ”I love you, Honey! ” serta kurang itu berikan juga doa untuk dia : “semoga Allah memberkahi langkah mu mencari nafkah hari ini, Sayang! ” atau “semoga Rezekii yang engkau dapatkan hari ini barakah, Wahai Cinta! ” butuh diingat kalau doa yang menembus langit ke tujuh serta langung di terima Allah yaitu doa seseorang isteri untuk suaminya. Ada bagusnya di buat satu ketentuan ketentuan, siapa yang bangun paling akhir jadi dia yang membereskan tempat tidur. Memanglah itu pekerjaan isteri namun bila ada suami yang ingin mengerjakannya buat anda jadi anda mujur memilikinya! Ketahui bila pasangan kita terlihat lelah serta kelelahan, janganlah banyak bicarakan permasalahan serta uneg uneg kita di waktu seperti ini lantaran besar kemungkinan kitalah sebagai permasalahan baru. Tunggu hingga si dia reda serta berilah respon dan empati atau perhatian supaya kelelahan si dia dapat terkurangi, sukur bila dapat terobati lantaran muka manis kita. Jangan sampai mengkritik pasangan anda di muka umum, tunggu sewaktu kita berdua saja dengannya. lagi lagi berikan dengan ‘bahasa kalbu’, janganlah menghakimi namun pakai pertanyaan yang dapat bikin dia berfiikir lagi mengenai kekeliruan yang sudah dia perbuat. contoh : " Sayang... saya lihat anda tadi begini, menurutku kurang cocok, bagaimana menurutmu? " Ingatlah kalau anda mujur telah mempunyai pasangan hidup, ada banyak wanita di luar sana yang mengharapkan dapat memperoleh pendamping serta mereka berjanji pada diri mereka sendiri kalau nantinya mereka bakal berupaya keras membahagiakan pasangan hidup mereka, so hargai nikmat Allah untuk anda yang telah menikah! Jangan sampai kita mengharapkan mempunyai suami prima bila kita sendiri tak prima, apakah kita telah sehebat Bunda Khadijah R. A sampai kita menginginkan suami sebagus Muhammad SAW? apakah kita setangguh Fathimah binti Muhammad R. A sampai kita mengharapkan lelaki se-sholeh Ali bin abi tholib? jawabnya ada didalam hati andaSebelum berpikir mengenai perceraian serta perpisahan, cari 100 hal jelek yang sudah pasangan anda kerjakan pada anda, bila anda menemukannya jadi anda-lah yang kurang bersukur sampai dapat lihat sangat banyak kekurangan orang lain. bagaimana dengan kekurangan anda sendiri? bila anda gagal temukan 100 argumen jadi jangan sampai terbersit kata cerai dipikiran anda… karenanya yaitu godaan syaithan serta yang anda butuhkan cuma kesabaran dalam berproses mengerti pasangan anda. ingat! kesuksesan paling besar syaithan yaitu bila dia sukses memisahkan suami serta isteri . Jangan sampai memperbandingkan rumah tangga anda dengan rumah tangga orang lain, bandingkanlah dengan rumah tangga Rosulullah Muahmmad SAW supaya kita dapat menarik contoh serta pelajaran darinya. Jangan sampai anda banding pasangan anda dengan pasangan orang lain lantaran sungguh saat Allah seudah jadikan pasangan itu punya anda jadi tersebut yang paling baik, we juicet need to work for adjusting to each other. Bila memanglah anda tidak mau suami menduakan cinta anda jadi kembali ingatlah, apakah anda pernah bercerita wanita lain pada suami anda? bila ya? jadi besar kemungkinan permasalahan itu anda sendiri yang mengundangnya. Bila anda lihat pasangan anda tak kerasan di rumah, teliti kembali tingkah laku serta penampilan anda, mungkin saja suami pulang anda masihlah bau bawang goreng, suami pulang tempat tinggal acak acakan, suami pulang anak anak masihlah belum mandi, suami pulang setrikaan serta cucian masihlah menumpuk serta suami pulang anda juga tak mempersiapkan diri dengan senyuman lebar yang menentramkan. Mari kita kerjakan apa yang mustinya mesti kita kerjakan, mari kita berpikir seperti seseorang wanita muslimah berfikir…. insyaAllah rumah tangga anda sukses meraih predikat Sakinah Mawaddah Warahmah. AmiinSemoga berguna.. bila ada kalimat yang kurang cocok, minta maaf, apabila ada bhs yang aneh minta maaf, Bila ada kebenaran jadi semuanya datang dari Allah semata. Bila salah jadi itu dari saya. Wallahu A'lam. sumber :baitijannati.wordpress.com/2008/01/28/bagi-yang-akan-sedang-dan-bosan-menikahHome